September 30, 2020

twopadstack.net

Website personal yang unik dan menarik

5 Jenis Bahan Kimia Berbahaya yang Harus Dihindari Ketika Memilih Popok Bayi

5 Jenis Bahan Kimia Berbahaya yang Harus Dihindari Ketika Memilih Popok Bayi

Popok disposable (sekali pakai) menjadi pilihan utama dikarenakan kepraktisannya. Akan tetapi, diperlukan kewaspadaan ketika memilih popok sekali pakai. Hal ini dikarenakan tidak semua merek popok yang beredar di pasaran, mengandung bahan kimia yang aman bagi bayi. Inilah mengapa Anda disarankan untuk membeli popok di toko resmi yang jual popok Drypers.

Sebagai pembeli yang bijak dan orang tua yang mengasihi anak, alangkah baiknya Anda mempelajari lebih lanjut terkait bahan-bahan kimia berbahaya yang mungkin saja terkandung dalam popok yang selama ini Anda gunakan untuk bayi Anda. Efek negatif mungkin saja tidak langsung muncul pada awal pemakaian, tapi seiring berjalannya waktu, komplikasi bisa terjadi. Berikut ini adalah 5 bahan kimia berbahaya yang terkandung pada beberapa popok bayi.

  1. Klorin

Klorin merupakan zat pemutih. Klorin biasa digunakan pada detergen (sabun cuci pakaian). Namun, pemakaian Klorin dengan skala besar yang berkepanjangan, dapat menyebabkan kanker. Bayu Pratiwi dari Institusi Universitas Sumatera Utara pada tahun 2018 yang lalu melaporkan bahwa 5 dari 11 sampel popok bayi yang dia teliti terbukti mengandung Klorin hingga 36,54 mg. Angka ini sangat berbahaya jika digunakan untuk popok bayi.

  1. Natrium Poliakrilat

Natrium Poliakrilat merupakan salah satu jenis bahan polimer yang terbuat dari serbuk kayu dan digunakan untuk memperkuat daya serap pada popok bayi. Penggunaan Natrium Poliakrilat yang terdapat pada popok bayi bisa berbahaya dikarenakan bisa mengganggu sistem pernapasan jika terhirup.

  1. Phthalate

Phthalate merupakan zat kimia yang biasa digunakan dalam pelenturan plastik. Phthalate bersifat flexible sehingga membuat benda-benda menjadi lentur. Zat ini harus dihindari karena sangat berbahaya bagi bayi dan dapat menyebabkan peradangan kulit yang serius.

  1. Disperse

Disperse merupakan jenis zat pewarna. Saat ini, di tempat jual popok Drypers, banyak popok yang menampilkan gambar kartun guna membuat tampilannya lebih menarik. Gambar-gambar kartun ini menggunakan Disperse. Walaupun gambar-gambar kartun pada popok biasanya berada di bagian luar popok, Anda diharapkan untuk memilih popok yang polos dan tanpa gambar, guna menghindari bahaya dari zat disperse yang menyebabkan iritasi.

  1. Parfume

Beberapa jenis popok bayi menggunakan parfume (pewangi) seperti Amil Samisilat (Wangi Floral), Sitronelal (Wangi Citrus), Amil Valerat (Apel), Geraniol (Mawar), ataupun Galaksolida (Wangi harum vanilla). Alangkah baiknya Anda memilih popok bayi yang non-parfume (tanpa wewangian) guna mencegah bahaya dari zat-zat pengharum di atas. Karena bahan-bahan kimia ini bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Itulah daftar 5 bahan kimia berbahaya yang biasanya ada pada popok bayi. Anda dihimbau untuk memilih dengan teliti jenis popok yang akan dibeli. Akan lebih jika Anda membeli popok di toko resmi yang jual popok Drypers guna menghindari produk palsu. Pastikan bahwa 5 bahan kimia diatas tidak digunakan pada popok yang Anda akan beli untuk bayi Anda.